Selandia Baru dan Korsel Dukung Indonesia Tangani Korona

Pemerintah Selandia Baru memberikan bantuan dana 150.000 dollar Selandia Baru atau Rp 1,5 miliar kepada Lembaga Biologi Molekuler Eijkman sebagai kontribusi upaya penanggulangan Covid-19 di Indonesia. Selain Pemerintah Selandia Baru, Indonesia juga menerima bantuan dari Pemerintah Korea Selatan berupa bantuan kemanusiaan sebesar 500.000 dollar AS, setara dengan Rp 8 miliar, untuk penanganan Covid-19 di Indonesia.

Bantuan dari Selandia Baru diarahkan untuk memperkuat upaya Indonesia dalam penanganan Covid-19, terutama guna meningkatkan kapasitas, kualitas, dan kuantitas tes Covid-19. Bantuan itu merupakan bagian dari upaya Selandia Baru memperkuat kerja sama dengan Indonesia.

Bantuan disalurkan kepada Lembaga Biologi Molekuler Eijkman yang sebelumnya, pada 13 Maret 2020, telah ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai salah satu laboratorioum rujukan tes Covid-19. Sejak saat itu, jumlah sampel Covid-19 yang dirujuk ke Lembaga Eijkman meningkat drastis.

Baca juga: Perusahaan Nasional dan Luar Negeri Berlomba Membantu Penanganan Covid-19

Dalam hitungan hari, Lembaga Eijkman telah memproduksi dan mendistribusikan 20.000 viral transport medium (VTM) ke 95 layanan kesehatan di seluruh Indonesia. VTM adalah media penting untuk melakukan transportasi sampel lendir dari pasien yang diduga terkena Covid-19 dari rumah sakit atau fasilitas kesehatan lain. Selama wabah mendera, persediaan VTM semakin menipis, bahkan hampir tidak ada, sehingga sulit untuk memperbanyak jumlah tes Covid-19.

”Kontribusi kami akan membantu Lembaga Eijkman terus memproduksi dan mendistribusikan 100.000 VTM dan menyediakan persediaan untuk analisis polymerase chain reaction (PCR) yang akurat dan tepercaya dalam mendeteksi kasus Covid-19 di Indonesia,” kata Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia Dr Jonathan Austin. ”Selandia Baru mempunyai sejarah panjang dalam hal membantu Indonesia, terutama dalam masa krisis. Kami tetap mempunyai komitmen mendukung Indonesia, bahkan dalam menghadapi dampak wabah seperti ini,” kata Austin menambahkan.

Profesor Amin Soebandrio, PhD, Kepala Lembaga Eijkman, mengatakan bahwa Lembaga Eijkman akan terus melakukan diagnosis yang akurat dan tepercaya untuk kasus Covid-19 dengan memproduksi VTM, swab nbsp;nasofaring dan orofaring serta kit untuk ekstraksi RNA.

Bantuan Korsel

Sementara itu, Pemerintah Korea Selatan memberikan bantuan kemanusiaan 500.000 dollar AS atau sekitar Rp 8 miliar untuk mendukung Indonesia menangani  Covid-19. Bantuan kemanusiaan senilai 500.000 dollar AS itu antara lain berupa alat tes berbasis PCR dan 300 alat penyemprot untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

 

Sumber : https://bebas.kompas.id/baca/internasional/2020/04/08/pemerintah-selandia-baru-dan-korsel-beri-bantuan-dana-untuk-tanggulangi-covid-19-di-indonesia/?_ga=2.252219210.258917119.1586412462-224581244.1586412462

2020-04-09

Jakarta Selatan